Salam kenal dariku, Wati di Taoyen. Aku punya cerita yang dari dulu telah menghantui pikiranku. Jujur, dari kecil aku memang takut dengan yang namanya pacaran, karena guru saya pernah berkata bahwa yang namanya paacaran, jangan sampai kita melakukan hal-hal yang mengakibatkan aib. Dan saya jugah telah mengenal beberapa tingkah laku anak-anak perempuan dan laki-laki, ada yang baik, dan ada juga yang buruk. Banyak sekali teman-teman dikelasku yang sudah menjalin hubungan dengan laki-laki. Yang ingin saya tanyakan adalah:
Itu saja yang aku tanyakan kepada dokter. Saya tunggu jawabannya di edisi bulan depan. Mohon maaf kalau ada kata-kata yang tidak berkenan. Thanks
Yang terhormat, pakar seks ditempat,
Saya ibu rumah tangga, 31 tahun dan mempunyai satu anak berumur 4 tahun. Saya mempunyai kelainan dengan seks. Saat berhubungan dengan suami, jangankan kepuasan, gairah pun tidak ada. Di saat pemanasan, terkadang ada sedikit gairah dan nafsu, namun dengan cepat rasa itu hilang hingga saya hanya bisa merasakan jijik. Tak jarang saya sering pura-pura tidur apabila suami saya minta berhubungan. Sungguh kelainan ini menyiksa batin. Yang saya ingin tanyakan:
Saya mohon dengan sangat jawaban dan penjelasannya. Terima kasih atas penjelasannya.
Salam kenal dan salam hormat saya untuk bapak/ibu pengasuh rubrik ini. Saya Beti, 26th, saya sudah menikah 2 thn yang lalu dan belum mempunyai anak. Satu tahun lalu saya datang ke Taiwan bekerja. Sudah lama sekali saya takut dan gelisah dengan keadaan saya, tapi saya tidak pernah bicarakan pada suami saya atau siapapun. Seingat saya, dulu sejak umur 5-6th, saya mempunyai kebiasaan yang sangat buruk, yaitu masturbasi. Yang saya rasakan waktu itu, jika vagina saya ditekan, saya merasa enak dan kebiasaan itu berlangsung sampai sekarang. Sekarang saya sering menggunakan jari saya sendiri, tapi rangsangan-rangsangan itu bukan berada di lubang vagina saya, tapi di bibir vagina dan alat keluarnya air kencing. Jika saya melakukannya, sebentar saja, saya sudah bisa mencapai klimaks. Berbeda dengan ketika saya berhubungan intim dengan suami saya, saya susah sekali mencapai orgasme, padahal suami saya juga kuat dan tidak cepat orgasme, malah sampai vagina saya terasa perih, saya belum bisa merasakan orgasme. Yang ingin saya tanyakan adalah:
Bapak atau ibu pengasuh, mohon dijawab semua kegalauan hati saya yang sangat mengganggu ini. Sekian, sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih.
Dear Dr Boyke,
Saya seorang ibu dari seorang putra, umur saya 31 tahun. Sebelum punya anak, saya merasakan betapa nikmatnya hubungan seks, tapi setelah melahirkan, saya tidak pernah merasakannya lagi. Saya merasa miss V saya jadi longgar dan becek. Baru saja main sudah becek, sebel jadinya. Apakah ada terapi atau obat yang dapat membuat miss V saya tidak becek dan saya bisa merasakan nikmatnya hubungan seks? Atas penjelasannya dari pengasuh saya ucapkan banyak terima kasih.
Salam sejahtera dan salam kenal dariku “Gadis Virgo”.
Kepada pengasuh yang terhormat, mohon bantuannya agar ganjalan di hati ini dapat dihilangkan.
Atas perhatiannya terima kasih untuk lsnya, I love you.